Character Strengthening Through the Local Wisdom of Wailaki Kema Sa'o in Ende Ethnic Society

Authors

  • Suratih Muhamad Karo Universitas Negeri Yogyakarta
  • Eny Kusdarini Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.62951/ijss.v3i2.649

Keywords:

Ethnopedagogy, House Construction, Responsible Character, Socially Caring Character, Wailaki Kema Sa’o Local Wisdom

Abstract

This study aims to analyze the values of the local wisdom of Wailaki Kema Sa’o in house construction as an effort to strengthen the sense of responsibility and social concern among the community of Rukuramba Village, East Nusa Tenggara, as well as to identify the factors that support and hinder its implementation. The study employs a qualitative method with an ethnographic approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model, which includes data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the Wailaki Kema Sa’o tradition embodies religious, aesthetic, cooperative, moral, and tolerant values that contribute to strengthening the character of responsibility and social concern among the community. The strengthening of a responsible character is reflected in responsibility toward duties, family, community, nation, and the environment, while a socially caring character is manifested through attitudes of mutual aid, empathy, tolerance, social action, and noble ethics. Supporting factors for the implementation of this tradition include the availability of facilities and infrastructure, community participation, community awareness, and support from the village government. The inhibiting factors are economic limitations and the declining involvement of the younger generation.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abunimye, S. B., Anyabe, A. J., Abumbe, G. T., Neji, O. N., Adie, D. O., Tiku, O. T., Sunday, E., Eyang, B. O., Oko, B. A., Abonor, L. B., Okon, A. N., Aboh, A. B., Eneh, S. I., Effiong, C. E., Eyam, N. E., Uka, O. S., & Agboh, J. A. (2025). Globalization, cultural identity and the preservation of Africa’s cultural heritage for sustainable development. Discover Global Society, 8(3), 144.

Adha, M. M., Ulpa, E. P., Johnstone, J. M., & Cook, B. L. (2019). Pendidikan moral pada aktivitas kesukarelaan warga negara muda (koherensi sikap kepedulian dan kerja sama individu). Jurnal …, 3(1), 28–37.

Adi Saingo, Y. (2023). Internalisasi nilai-nilai karakter religius melalui pembelajaran pendidikan agama Kristen di SD Inpres Lili. Apostolos: Journal of Theology and Christian Education, 3(1), 1–14. https://doi.org/10.52960/a.v3i1.176

Afriani. (2020). Membangun tanggung jawab sosial. Dalam Pandemi COVID-19 dalam psikologi perkembangan. Syiah Kuala University Press.

Ahmad, R. M., & Arkiang, F. (2025). Peran guru dalam pendidikan karakter untuk membentuk tanggung jawab dan disiplin siswa sekolah dasar. Journal of Nusantara Education, 2(4), 64–72.

Aini, N., Kurniawan, A. D., Andriani, A., Susanti, M., & Widowati, A. (2023). Jurnal Basicedu. Jurnal Basicedu, 7(6), 3816–3827.

Alwasilah, A. A. (2008). Pokoknya kualitatif: Dasar-dasar merancang dan melakukan penelitian kualitatif. Pustaka Jaya.

Alwasilah, A. C., Karyono, T., & Suryadi, K. (2009). Etnopedagogi: Landasan praktik pendidikan dan pendidikan guru. PT Kiblat Buku Utama.

Amalia, N., Siagian, N., Riani, L., Faradila, I., Wulandari, N., & Rambe, U. K. (2021). Keaktifan gotong royong berpengaruh meningkatkan interaksi sosial dan menumbuhkan solidaritas di Desa Siamporik. Jurnal Pendidikan, 5(2), 78–80.

Anatasya, E., Dewi, A. D., & Hayat, S. R. (2024). Peran literasi budaya dan kewargaan dalam upaya pelestarian kebudayaan lokal Nusantara di era revolusi industri 4.0. BERSATU: Jurnal Pendidikan Bhineka Tunggal Ika, 2(1), 253–264.

Andika, M. F. F. (2022). Value of social care character through education and community activities. Journal of Innovation in Educational and Cultural Research, 3(3), 311–315.

Anggito, A., Purwanta, E., Saptono, B., & Senen, A. (2023). The effectiveness of digital comics-based multicultural learning to improve social care character of elementary school students. New Educational Review, 72, 122–132. https://doi.org/10.15804/tner.2023.72.2.09

Anshori, Z., & Mahdin, S. (2016). Sistem perjodohan anak dalam perkawinan adat masyarakat Suku Ende Pesisir Desa Penggajawa Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende. CIVICUS, 4(1), 83–102.

Anwar, S. S. (2014). Tanggung jawab pendidikan. Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(1), 11–21.

Apriastuti, H. N., & Utomo, A. C. (2023). Pembentukan karakter peduli sosial dan tanggung jawab pada ekstrakurikuler dokter kecil (PMR) di MIM Karanganyar. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(4), 1647–1657. https://doi.org/10.31949/jee.v6i4.7156

Aquami, Astuti, M., & Sunardi. (2020). JIP (Jurnal Ilmiah PGMI). Jurnal Ilmiah PGMI, 6(2), 236–251.

Ardila, R. M., Nurhasanah, & Salimi, M. (2017). Pendidikan karakter tanggung jawab dan pembelajarannya di sekolah. Dalam Prosiding Seminar Nasional Inovasi Pendidikan.

Arikunto, S. (2014). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Aristotle. (2012). Nicomachean ethics. Hackett Publishing Company.

Ariyani, E. Z., Lasmawan, I. W., Windu, I. P., & Sujana, M. (2025). Peran guru dalam penanaman karakter tanggung jawab melalui pembelajaran pendidikan Pancasila. Journal of Edu Society, 5(1), 468–472.

Ariyani, F., Nurulsari, N., Maulina, H., & Sukamto, I. (2020). The prospective ethnopedagogy-integrated STEM learning approach: Science teacher perceptions and experiences. Journal of Physics: Conference Series, 1572(1), 012082.

Arriyono, & Siregar, A. (2019). Kamus antropologi. Akademik Pressindo.

Aslan, A. (2017). Nilai-nilai kearifan lokal dalam budaya pantang larang Suku Melayu Sambas. Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin, 16(1), 11–20. https://doi.org/10.18592/jiu.v16i1.1438

Asmani, J. M. (2011). Buku panduan internalisasi pendidikan karakter. Diva Press.

Aulia, S. S., & Arpannudin, I. (2019). Pendidikan kewarganegaraan dalam lingkup sosio-. Civic Education, 3(1), 1–12.

Azis, B. (2017). Kearifan lokal masyarakat kampung wisata kerajinan tangan di Dusun Rejoso Kota Batu. Local Wisdom: Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal, 9(1).

Badriantoro, F. (2020). Kema Sa’o Nggua Nua Nggela: Rekam proses pembangunan rumah adat Kampung Nggela, Ende, Nusa Tenggara Timur. Seminar Karya & Pameran Arsitektur Indonesia, 17–28.

Bahri, S. (2002). Psikologi belajar. Rineka Cipta.

Balaya, A. N., & Zafi, A. A. (2020). Peranan kearifan lokal dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 7(1), 27–34. https://doi.org/10.32493/jpkn.v7i1.y2020.p27-34

Barni, D., Danioni, F., & Benevene, P. (2022). Teachers’ beliefs about values and their relation to the teaching of values in schools: A systematic review. Teaching and Teacher Education, 110, 103588.

Benu, L. F. (2018). Perguruan tinggi dan kebudayaan nasional. Dalam Pengantar studi kebudayaan.

BPS Provinsi NTT. (2024). Statistik kriminal Provinsi Nusa Tenggara Timur. Badan Pusat Statistik.

Brameld, T. (2021). Philosophies of education in cultural perspective.

Busyaeri, A., & Muharom, M. (2015). Pengaruh sikap guru terhadap pengembangan karakter (peduli sosial) siswa di MI Madinatunnajah Kota Cirebon. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, 2(1), 1–17.

Cahyono, B. E., & Jadmiko, R. S. (2023). Analisis nilai karakter peduli sosial pada perkumpulan kelompok siswa SDN 01 Bono Tulungagung. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 23908–23918.

Corry, C., Napitu, U., Napitu, R., Herman, H., & Van Thao, N. (2025). An investigation on dysfunction of local wisdom in development in Simalungun regency. Research Journal in Advanced Humanities, 6(3), 1–10. https://doi.org/10.58256/f943vp08

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage.

Daryanto, & Darmiatun, S. (2013). Implementasi pendidikan karakter di sekolah. Gava Media.

Dewanti, P. A., & Alhudawi, U. (2023). Gotong royong dalam memperkuat partisipasi warga negara (civic participation). Pancasila and Civic Education Journal, 2(1), 15–22.

Duckworth, A. L., & Seligman, M. E. P. (2005). Self-discipline outdoes IQ in predicting academic performance of adolescents. Psychological Science, 16(12), 939–944.

Endayani, H. (2023). Model pendidikan berbasis kearifan lokal. Pema: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 25–32.

Erlisnawati, Sapriya, & Budimansyah, D. (2020). The elementary school students’ responsibility character analysis. International Journal of Scientific and Technology Research, 9(3), 4874–4877.

Faliyandra, F. (2019). Tri pusat kecerdasan sosial. Literasi Nusantara.

Fariz, M., Budiawan, A., & Mutholib, A. (2025). Analisis peran pemerintah desa dalam melestarikan budaya Rarakan sebagai kearifan lokal di Desa Sukaharja Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. Jurnal Sains Student Research, 3(4), 146–154.

Fatmi, N., & Fauzan, F. (2022). Kajian pendekatan etnopedagogi dalam pendidikan melalui kearifan lokal Aceh. Al-Madaris, 3(2), 31–41.

Ferrari, T. B., Bego, M. A., & Rodríguez-Arteche, I. (2025). What does educational equity mean? Views of the Harvard Teacher Fellows Program members. Dalam Education equity perspectives (hlm. 1–20). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-031-90944-3_21

Firmansyah, H., Ramadhan, I., & Wiyono, H. (2021). Pembelajaran berbasis etnopedagogi. Lakeisha.

Geospasial, B. I. (2024). Pulau Indonesia bertambah jadi 17.380, mengapa angkanya berubah setiap tahun? Sipulau BIG.

Habibah, E. N., & Maunah, B. (2025). Peranan guru dalam penanaman karakter disiplin dan tanggung jawab siswa melalui pembelajaran IPS: Studi kasus siswa kelas VII SMPN 1 Ngunut. RISOMA: Jurnal Riset Sosial, September.

Halimah, L. (2020). Refleksi terhadap kewarganegaraan ekologis dan tanggung jawab warga negara melalui program ecovillage. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(2), 142–152.

Hamid, A. J. R., & Arifannisa. (2025). Peran manajemen pendidikan berbasis kearifan lokal dalam membentuk karakter peserta didik di era globalisasi. Journal on Education, 7(2).

Handayani, E., & Suparno, S. (2023). Preservation of indigenous women’s traditions and behavior within the framework of cultural relativism in indigenous communities. Devotion: Journal of Research and Community Service, 4(11), 2074–2079. https://doi.org/10.59188/devotion.v4i11.588

Handoko, Y. (2023). Disiplin dan nilai-nilai religius dalam membentuk perilaku tangguh dan tanggung jawab. INJIRE, 1(2), 201–213.

Hasan, Z., Pradhana, R. F., & Andika, A. P. (2024). Pengaruh globalisasi terhadap eksistensi identitas budaya lokal dan Pancasila. JIMA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1), 73–82.

Hayati, R. K., & Utomo, C. A. (2022). Penanaman karakter gotong royong dan tanggung jawab melalui metode pembiasaan di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6419–6427.

Hidayati, H., Khotimah, T., & Hilyana, F. S. (2021). Pembentukan karakter religius, gemar membaca, dan tanggung jawab pada anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Glasser, 5(2), 76–85.

Horton, P., & Hunt, C. L. (2006). Sosiologi jilid I (edisi 6). Erlangga.

Husen, K., & Husni, M. (2025). Peran pesantren dalam meneguhkan identitas budaya Indonesia di tengah arus modernisasi. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3, 387–397.

Hutami, D. (2020). Pendidikan karakter kebangsaan: Kreatif & mandiri.

Irmania, E., Trisiana, A., & Salsabila, C. (2021). Upaya mengatasi pengaruh negatif budaya asing terhadap generasi muda di Indonesia. Dinamika Sosial Budaya, 23(1), 148–160.

Irmawati, Liliweri, A., & Tamunu, L. M. (2022). Dampak budaya adat Wailaki terhadap kesejahteraan masyarakat (studi ekologi administrasi) di Desa Mausambi. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 4928–4936.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Suratih Muhamad Karo, & Eny Kusdarini. (2026). Character Strengthening Through the Local Wisdom of Wailaki Kema Sa’o in Ende Ethnic Society. International Journal of Social Science and Humanity, 3(2), 50–57. https://doi.org/10.62951/ijss.v3i2.649

Similar Articles

<< < 1 2 3 

You may also start an advanced similarity search for this article.